Langsung ke isi
Stasiun 3 · MikrokontrolerPemrograman: variabel dan urutan perintah

Materi 3 dari 12 · Stasiun 3

Pemrograman: variabel dan urutan perintah

20 menit8 kartuDraf AI · belum direview

Setelah materi ini, kamu bisa:

  • Bisa menjelaskan variabel sebagai kotak bernama yang menyimpan satu nilai.
  • Bisa membaca dan memprediksi hasil program pendek yang dijalankan baris demi baris.
  • Bisa menjelaskan bahwa tanda = di program berarti "isi dengan", bukan "sama dengan".

Sebaiknya sudah belajar:

Resep untuk mesin yang sangat patuh

Program adalah daftar perintah yang dijalankan satu per satu, dari atas ke bawah. Mesin tidak menebak maksudmu. Ia melakukan persis apa yang tertulis, dalam urutan yang tertulis.

Materi ini tidak butuh elektronika, jadi bisa dipelajari kapan saja. Contohnya ditulis dalam bahasa Arduino (C++), bahasa yang dipakai untuk ESP32 di Teknol.

Variabel

Ketuk satu per satu.

int suhu = 25;
Buat kotak bernama suhu, jenisnya bilangan bulat (int), isi dengan 25.
float tegangan = 3.3;
float untuk bilangan desimal. Di program, desimal memakai titik, bukan koma.
suhu = 30;
Ganti isi kotak suhu menjadi 30. Isi lama (25) hilang.
; di akhir
Setiap perintah diakhiri titik koma. Lupa titik koma adalah kesalahan paling umum pemula.

Tebak dulu

int x = 5;

x = x + 1;

  1. Berapa isi x sekarang?
    • 5
    • 6
    • Error, karena x tidak mungkin sama dengan x + 1
    Jawaban

    6. Di program, = artinya "hitung ruas kanan, lalu isikan ke ruas kiri". x + 1 = 6, lalu 6 diisikan ke x.

Jalankan baris demi baris

Tekan "Langkah berikutnya" dan perhatikan isi setiap variabel berubah. Tebak dulu sebelum menekan. Kartu terbuka setelah program selesai.

Simulasi interaktif tersedia saat JavaScript aktif.

Urutan menentukan hasil. c dihitung sekali di baris 3, jadi mengubah a di baris 4 tidak mengubah c sampai c dihitung ulang di baris 6.

Operasi dasar

Ketuk satu per satu.

+ − * /
Tambah, kurang, kali, bagi. Perkalian memakai bintang (*), bukan ×.
7 / 2 = 3
Pembagian dua int dibulatkan ke bawah. Pakai 7.0 / 2 untuk mendapat 3.5.
7 % 2 = 1
Sisa bagi. Berguna untuk mengecek genap atau ganjil.
x += 5
Singkatan dari x = x + 5.

Prediksi hasilnya

  1. int n = 2; n = n * 3; n = n + 4; Berapa n?
    Jawaban

    10 angka. 2 × 3 = 6, lalu 6 + 4 = 10.

  2. int v = 9; int r = 3; int i = v / r; v = 12; Berapa i?
    Jawaban

    3 angka. i dihitung saat v masih 9. 9 ÷ 3 = 3. Mengubah v sesudahnya tidak mengubah i.

  3. int a = 17; int b = a % 5; Berapa b?
    Jawaban

    2 angka. 17 = 3 × 5 + 2. Sisanya 2.

Benar atau salah?

  1. "x = x + 1 adalah persamaan yang mustahil, jadi program akan error."
    • Benar
    • Salah
    Jawaban

    Salah. Di program, = adalah perintah mengisi. Untuk membandingkan apakah dua hal sama, dipakai == (lihat Kondisi dan perulangan).

  2. "Program dijalankan dari atas ke bawah, satu baris setiap kali."
    • Benar
    • Salah
    Jawaban

    Benar. Betul, kecuali ada perintah yang mengubah alurnya, seperti kondisi dan perulangan. Itu Kondisi dan perulangan.

Selesai

  • Variabel = kotak bernama berisi satu nilai. int untuk bulat, float untuk desimal.
  • = berarti "isi dengan". Ruas kanan dihitung dulu.
  • Urutan baris menentukan hasil.

Pancingan

Program sejauh ini selalu melakukan hal yang sama. Bagaimana kalau kipas hanya menyala saat panas, dan pengecekan diulang terus? Itu Kondisi dan perulangan.

Berikutnya

Referensi
  • Arduino Language Reference (arduino.cc/reference), bagian variabel, tipe data, dan operator aritmetika.

Draf AI. Belum direview manusia. Pada ESP32, int berukuran 32 bit.

Kode materi p2 · versi 0.1 · 2026-10-06